Tentang Selera


Seorang teman – sehabis ia dikatakan norak karena menjadi penyuka musik dangdut – pernah berkata begini “Kalau masih ada genre musik yang dianggap norak, maka orang itulah yang sebenarnya norak”.

Pernyataan ini saya amini sepenuh hati.

Jenis musik yang disuka seseorang dipengaruhi oleh lingkungan, tren, doktrin media dan terlebih selera. Seseorang yang menyukai suatu jenis musik karena ‘sesuai selera’nya, tentu tidak akan menganggap penyuka musik lain ‘norak’, karena ia paham selera tentu saja berbeda-beda.

Orang yang mengganggap jenis musik tertentu ‘norak’ biasanya menyukai jenis musik tertentu karena jenis musik tersebut dianggap ‘keren’ oleh orang lain atau orang kebanyakan. Tentunya penyuka-musik-Jazz-yang-sebenarnya-tidak-suka-tapi-hanya-mengaku-aku-agar-dianggap-keren tidak lebih keren daripada penyuka musik dangdut yang memang benaran suka, bukan?

Being a mere-follower is never cool.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s