Dilanku, Dilanmu


Here is a review by Indira: http://www.goodreads.com/review/show/1385736395

“Aku rindu! Kau harus tahu itu selalu.”

Membaca epilog buku ini aku membayangkan diiringi lagu “I’ll be seeing you”-nya Billie Holiday. Membaca epilog buku ini seakan membenarkan teoriku, cinta cuma datang sekali seumur hidup, setelahnya mungkin kasih sayang. Tapi kasih sayang beda dengan cinta. Cinta itu menggebu, membuat gila, dan selamanya.

“Dan kalau dulu aku berkata bahwa aku mencintaimu, maka kukira itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap dan berlaku tidak hanya sampai di hari itu, melain kan juga di hari ini dan untuk selama lamanya”

Membaca buku ini membuat terkenang 2 insan lain, berseragam SMA, berboncengan motor tertawa-tawa menembus hujan, di kota lain, di jalan lain, dengan kisah yang berbeda namun ending yang serupa.

“Aku mencintaimu, biarlah ini urusanku, bagaimana kau kepadaku, terserah, itu urusan mu!”

Aahhh. Dilan-ku bilang pun dia ingin menulis kisah kami. Mungkin suatu hari kutemukan pula buku berjudul mirip ini tapi dengan namaku?
Atau mungkin sebaliknya, kau akan temukan sebuah buku berjudul namamu.

“Aku merasa sedih untuk apa yang hilang, tapi kupikir mungkin ada pelajaran yang bisa kita dapati dari situ.
masa lalu bukan untuk diperdebatkan. itu sudah bagus. biarkanlah.”

Tapi aku rindu. Kau harus tau itu selalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s