The So-called Silly List


Jadi gue lagi blog-walking di blog yang satu ini : romeogadungan.com

Pertama tau adalah karena salah satu temen gue cukup sering mention mentionan sama @romeogadungan, dan karena nama akunnya yang lumayan lucu, gue jadi baca baca timelinenya dan akhirnya follow.
Apparently he is a quite famous blogger and a published writer.

Anyhoo, I stumble across one of his entry about how girls make a silly list about what they want from a guy. Adalah 23 poin dari kualitas pria yang pantas dikencani menurut wanita, yang menurut Romeo is one hell of the list. Kemudian Romeo mencoba “cukup tega” membuat list-nya sendiri yang terdiri atas 6 poin, yang mana jika diterapkan, menurut Romeo, akan mengeliminasi hampir 90% wanita di dunia.

Let’s take a look at both list, shall we?

Pertama, Romeo membuat list yang sangat general: Loves her God, beautiful, smart, can cook, reads, big boobs. I really don’t think this kind of list will eliminates 90% of the women in the world.

Take, me, for example.

Gue beragama, percaya tuhan, dan mencoba mengikuti ajaran agama sebisa gue. I do love my God. Number one, checked.

Next, beautiful. Lumayan banyak teman pria gue – the ones I have no romantic relationship with, and thus, have impartial opinion on this matter – yang bilang gue punya wajah yang cantik. I quoted this from my recent encounter with guy, “lo punya paras cantik khas Sumatera”, but then of course dia mengomentari bentuk tubuh gue untuk menegasikan semua pujian sebelumnya. Hahaha. Eh, yah, intinya, beautiful selalu diasosiasikan dengan wajah kan bukan bentuk tubuh? Let’s call point number 2 checked.

Next one is, smart. Lulusan reputable university with GPA above 3.0, and now working on a reputable Telco company. Point number 3, humbly checked.

Number 4, can cook. I cook. Ga jago sih, tapi bisa. Tumis tumisan simple, sambalado, rebusan gampang macam sop atau semur, goreng gorengan. Yah kalau suatu hari gue kawin gue bisa jamin suami gue ga akan makan take-out meal dan mie instan all the time. Checked lah ya.

Number 5, reads. Easily checked.

Number 6, big boobs. I know some people say big boobs doesn’t count if you are chubby. Oh but what the heck, checked! Hahahaha.

See?

My point is, bahkan gue yang B aja pun bisa saja memenuhi 6 kriteria – in a way or another lah ya, jangan pada muntah :)) – yang dianggap akan mengeliminasi 90% wanita di dunia. It won’t, with a general list like that it won’t.

Now let’s take a look at girls’ list.

Capture

See the difference? Instead of saying something like smart, girls want guy who is driven, focused, goal-oriented, manage his finance well, doesn’t make hasty decision etc, which actually just another kind of smart, no?

Menurut Romeo, laki-laki realistis, makanya tidak pernah membuat daftar. Sementara banyak wanita terjebak mimpi atau khayak-khayal babu – oke, dia bilang khayal-khayal disney sih.
Itu adalah pandangan pria ketika melihat list yang dibuat wanita. Man, I can see why. I mean, take a look at point 15: He will pray for you? You serious?

I agree banyak hal dari list diatas yang silly. Sekilas dilihat sepertinya mustahil ada pria yang bisa memenuhi kriteria tersebut. Tapi seandainya pria tau bagaimana cara otak wanita kebanyakan bekerja, list yang tadinya terlihat mustahil sebenernya bisa dipenuhi oleh siapa aja. Tentu gue berbicara mewakili sebagian wanita ya, bukan seluruhnya. Entah itu sebagian besar maupun kecil.

Misal, gue sedang jalan sama cowo. Dia ditelfon ibunya, diangkat dan dijawab dengan sopan. Lalu gue dengan terkagum kagum dan membuat mental note: point 7, checked.

Contoh point 13, ‘someone you are attracted to’ doesn’t necessarily means someone you have strong feeling towards. Terkadang bisa jadi itu hal sesimple gumaman dalam hati “Ih dia lucu juga ya”.

Point 14, willing to help those in need, bukan berati harus philanthropy juga sih. Gue pernah liburan bareng teman dan pacarnya. Ketika kita mau cari taksi, cowonya diem aja sampe temen gue yang lain (cewe) yang mencarikan. Ketika kita ribet bawa barang, cowonya ga inisiatif dorongin trolly padahal dia cowo satu satunya waktu itu. Man, at least, offer! Temen gue hugely disappointed sama pacarnya and complain to me. Cowo cowo yang ga tanggap kaya gitu is such a turn off. Kalau lo adalah jenis cowo yang ketika lihat cewe ribet bawa portfolio disatu tangan dan paper-cup Starbucks ditangan lainnya, menahan pintu lift sambil senyum, we will gladly checked point 14 for you, even maybe along with point 21.

Point 17: He has a good reputation. Bukannya harus pernah menang awards atau apa gitu ya. Gue sendiri setuju sama point ini. Gue kurang suka sama cowo yang diantara teman-temannya adalah the ultimate bahan ceng-cengan. Tau kan? Gue rasa setiap kelompok pertemanan pasti punya deh. Jenis teman yang namanya dijadikan kata sifat untuk menggambarkan sesuatu yang konyol. Atau yang sama temennya dijadikan parameter untuk hal yang engga banget. Ngerti kan, temen yang sebenernya fine fine aja as a person, tapi diantara temen temennya dia the ‘ga-banget- one. Gue punya teman namanya Abi. Pintar, ga jelek jelek amat dan cukup berhasil dalam pekerjaannya. Tapi for those who know him, dia selamanya adalah anak aneh yang kalau kuliah duduk didepan, ngupil dan dipeperin kebawah meja tanpa sadar anak anak sekelas merhatiin dia dengan geli. See what I mean? If you’re not an Abi in your group of friend, then good enough for me. Point 17, checked.

Intinya, point yang oleh pria terdengar seram karena kelewat muluk, sebenernya engga juga. Cewe bicara dari her sentimental heart soalnya. The silliest things can make girls fall in love with guy.

I’m not making this stuff up. Gue punya teman yang naksir cowo head over heels karena ketika suatu hari dia ketiduran di meja pas sedang belajar untuk UAS dengan pintu kosan terbuka, cowo itu mengetuk pintu perlahan, dan meletakkan sekaleng susu Bear Brand sembari berkata “Jangan sampai sakit ya”. True story. And I have to say this : Si cewenya cantik, dan cowonya ga ada ganteng gantengnya. Well, ada lah, dikit.

I do agree in one thing with Romeo, kalau lo mau pasangan nilai 9, lo sendiri haruslah bernilai 9 pula. “Kalau ada yang sama sama meminta 23 hal dari lo, apa lo udah siap?”
Berangkat dari pernyataan ini, gue membuat list gue sendiri, bukan hanya untuk si pria, tapi juga untuk gue, to be fair.

mtf_npqzI_1810

Beberapa hal yang gue minta adalah supaya si pria berada di kisaran strata yang sama dengan gue. Point 15, 16 misalnya. Beberapa hal gue tulis di list karena gue juga seperti itu, dan berharap pasangan gue sekurang-kurangnya juga seperti itu, seperti point 3 – 8 dan 20. Beberapa hal gue tulis di list justru karena gue sama sekali tidak seperti itu, dan ingin punya pasangan yang berkebalikan dari gue, seperti point 1, 2, 9 dan 18. Pada point nomor 17 misalnya, value yang gue dan pasangan pegang mungkin tidaklah harus sama, tapi yang pasti kami harus sama sama menganggap serius nilai nilai yang kami pegang, terlepas apakah nilai nilai itu. Ada juga point yang gue tuliskan berharap pasangan gue bisa menularkan gue dengan sifat baiknya dan meredam sifat jelek gue, seperti point 11 – 13.

Yah gitu deh.

Most of the girls I know doesn’t even know what they want. Gue rasa punya list is a good thing. Toh bukan serta merta tidak memenuhi salah satu dari list tidak akan dijadikan pasangan. Atau kalau memenuhi semua list otomatis ingin jadi pasangan. Lah terus apa point dari bikin list? Ah I don’t know, for me, it’s nice to have a baseline on everything that I do. Selama gue tau yang gue mau tidak sama dengan yang gue butuhkan, I’m set.

I have to admit, sebagian besar motif gue bikin post ini adalah supaya bisa publish list versi gue sendiri. Muahahaha :p
What do you expect?

Advertisements

2 thoughts on “The So-called Silly List

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s