Ad Homenim


“‘But Dumbledore says he doesn’t care what they do as long as they don’t take him off the Chocolate Frog cards,’ said Bill, grinning.”
– Harry Potter and the Order of Phoenix
 

For those who familiar with Harry Potter must also be familiar with this line. You probably remember, this line is from the time when Ministry of Magic still in denial of the return of Lord Voldemort. Jadi ceritanya Menteri Sihir menolak percaya kalo Voldemort itu udah balik. Tapi karena mereka ga punya argumen buat ngelawan semua penjelasan Dumbledore, akhirnya kementrian beserta sekutunya, Daily Prophet, memilih untuk mendiskreditkan Dumbledore dan Harry Potter supaya ga ada yang percaya sama apa yang mereka katakan.

Fenomena ini ada namanya: Ad Homenim

Ad Homenim, atau Argumentum ad hominem, adalah suatu usaha untuk meniadakan kebenaran klaim dengan menunjukkan karakteristik negatif atau kepercayaan dari orang yang mendukungnya –wikipedia-. Intinya, instead of attacking what a person say, they attack the person personally instead.  Menyerang orangnya, bukan pemikirannya.

Selain picik, argumen semacam ini juga irrelevant. Gampang sekali untuk setuju pada pernyataan saya sebelumnya bukan? Jika contohnya adalah Dumbledore. Gimana kalau contohnya adalah orang berada dipihak yang salah, bukan yang benar? Masihkah anda setuju, atau malah jadi membenarkan?

Jadi beberapa waktu lalu di Bandung merebak kasus Mega si Suster Ngesot. Familiar with this? Kalau tidak, silahkeun di googling. Ini berita dari kompas.com dan ini versi pembelaan Mega dari blog-nya. Untuk versi yang mencaci-maki si Mega dicari sendiri lah, banyak ini, di Kaskus juga banyak. Apparently si Mega ini diserang rame-rame di berbagai account sosial media. Yang disayangkan, hujatan bukan hanya kepada perbuatannya saja, tapi juga ke Mega secara pribadi.

Ada yang mengomentari pose Mega waktu lagi liburan di Bali, bajunya, sampai kenyataan bahwa Mega lo-gue-an dengan ayahnya. “Pantes anaknya begitu, ngedidiknya juga begitu”, ah your argument is invalid, Sir. Temen gue ada juga yang lo-gue-an sama bonyoknya but she’s a fine person, kok. Apalagi kalo baca comment yang begini: “Cewek ga tau malu ini nih. Gw sumpahin beneran jadi suster ngesot loe, dasar orang kaya anj*ng sombong banget lu! Muka lu aja udah ga enak diliat dasar ababil goblok!”, aah, kalo saya pasti sedih sekali baca begini.

Terlepas dari Mega salah atau engga (saya pribadi menganggap dia salah sih), saya mengecam setiap komentar dan hujatan yang menghujat pribadi. I mean, beda cerita kalau masalahnya memang personal, you just couldn’t help it.

Menghujat perbuatan Mega tentu tidak ada salahnya. Setiap orang bebas berpendapat, Mega, maupun orang yang mengomentari perbuatannya. Feedback berupa hujatan ini sendiri adalah salah satu bentuk kontrol sosial. Dimana masyarakat bebas menghujat setiap perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai yang dianut masyarakat tersebut. Hasilnya, perbuatan (bahkan mungkin orang yang melakukan perbuatan) yang tidak sesuai tersebut tereliminasi dari kehidupan sosial masyarakat.

Bukan Mega saja, belakangan seiring dengan merebaknya berbagai sosial media banyak pula kasus-kasus semacam ini. Kayak waktu itu ada orang yang nge-tweet ngatain anak Anjie Drive “anak haram”. Atau waktu anak mantan Gubernur DKI Jakarta nge-tweet tentang banjir terus dihujat ramai-ramai se-timeline. Biasanya kalau udah diserang rame-rame gini berakhir dengan penutupan account socmed bersangkutan. Sempat terpikir, ini termasuk bully-ing ga sih? Apparently according to this post, it is not. Make sense.

Ad Homenim, seberapapun picik dan dangkal, is perfectly legal. Saya bukan penganut paham “Keep your opinion to your self”,sama sekali bukan. Berbicara di ranah publik memang punya resikonya sendiri. Mau nyerang pake metode Ad Homenim juga terserah orang. This is just my two cent. Trashing people ad-homenim-ly is so kamseupay! Come on, we can do much better than this!

P.S This is out of the blue. Tapi saya suka sekali gaya Syahrini menanggapi trashing-an orang. I bet all her hatters gondok setengah mampus, hahaha :))

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s