Virgin or not virgin, that’s the Question.


Gue kenal beberapa cowok yang mengaku gak mau beristrikan cewek yang udah gak perawan. Gue ingin bilang mereka berpikiran dangkal. Tapi sebagai pencemburu akut, I got to admit that I’m kinda in the same team with them. Sebagai seseorang yang berimajinasi tinggi, berkali-kali pacaran dan punya nafsu yang besar, keeping a virginity is a lot of work, you know! Banyak godaan? Jelas. Banyak kesempatan? Apalagi. But I’m saving it for something special, for someone that meant to be, my future husband. Dengan soknya gue bilang ke temen gue yang cowok, “Well, you know what, cewek juga males kali sama cowok yang ga perawan, I, for example, don’t want to marry a non virgin guy”. Dan temen-temen gue langsung ketawa, “Haha cowok mana ketauan sih perawan atau engga”.

Teorinya (or so I read on internet) cewek juga ga bisa loh dibedakan perawan atau engga. “Cewek yang gak perawan itu jalannya ngangkang” jelas bullshit. Model-model runway buktinya, they walk alright, they hardly even close to a virgin. Pernyataan itu sama bullshitnya dengan “Toket yang sering dipegang jadi lebih besar”, maan kalo ini bener tentunya Melinda Dee ga perlu operasi toket. Ini sih kepengennya para cowok -_-

Dan mengenai selaput dara, well, menurut yang gue baca sih, ke-elastisan selaput dara wanita itu beda-beda setiap orang. Ada orang yang sangat elastis sehingga tidak akan mengeluarkan darah hingga setelah beberapa kali berhubungan. Malahan katanya, kalau cowoknya jago foreplay seharusnya hubungan yang baik adalah yang tidak menyebabkan selaput dara rusak dan berdarah. Soalnya rusaknya selaput dara itu pertanda (ah gue lupa istilah medisnya) ‘itu’ belum siap untuk dimasuki. Yah gitu deh pokoknya. Penjelasan lengkapnya silahkan googling sendiri.

Malahan kalau teori gue ya, cowok itu lebih gampang ketauan virgin atau engganya. This is true. Cowok-cowok tend to bluffing more about it, really. Lo ga perlu terlalu repot ngorek-ngorek, malah beberapa ga perlu dikorek sama sekali ngaku sendiri. Gue sendiri sering kali dijadikan tempat pengakuan dosa oleh para cowok. Tanpa harus mikir gue bisa menyebutkan minimal 5 cowok yang gue kenal yang udah ga virgin, dan gue bisa menunjuk minimal 5 orang lainnya dan menyebutkan mereka udah pernah ngapain aja sama ceweknya. Entah gue memancarkan aura apa deh sampe cowok-cowok ini pada ngaku -__-

Malah ada satu yang paling aneh, temen gue cowok dengan inisial B yang awalnya cerita tentang putus sama ceweknya malah end up cerita dia udah pernah di bl*wjob sama ceweknya itu. Waktu itu reaksi gue adalah “EEWW!! My ears, MY EAARRSS!!” haha karena maaf-maaf aja nih, si B ini orangnya jorok parah dan agak ‘ajaib’. I swear to god gue bahkan ga perlu mancing dia untuk cerita, in fact gue aja ngedengerin cerita dia sambil lalu aja sambil bergumam “hmm iye hmm iye”, soalnya si B ini kalo ngomong lebih mirip dengungan lalat.

Sebenernya ini bukan teori baru sih. Di buku “I Beg Your Prada” dikatakan, kalau mau tau berapa orang sebenernya yang tidur sama seorang cewek, lo harus menambah +3 jumlah yang dia akui, untuk cowok berlaku kebalikannya. Jadi kalau cewek bilang dia pernah tidur sama 2 cowok, sebenernya ada 5 cowok. Kalau cowok bilang ada 7 cewek, sebenernya cuma ada 4.

Gue bukannya sok suci atau apa sih, tapi gue ini hopeless romantic. Gue tipe orang yang ingin ngerayain anniversary setiap bulan, dan masih terkenang-kenang satu-satunya mantan gue yang cukup gila (dan romantis kalau boleh ditambahkan) yang mau ngasi kado tiap bulan selama kita pacaran (this is you, Y). Gue adalah orang yang harus belanja baju dulu sebelum kencan pertama dan yang bela-belain les bikin kue tart sama mamanya temen demi bikin kue ulang tahun pacar (this one is you, M).

Gue tipe cewek ‘ribet’ versi Raditya Dika yang berharap pacar gue inget gue pake baju apa waktu ciuman pertama kita. Terlebih lagi urusan sex. I want it to be magical. And I say ‘magical’ dengan mata berbinar-binar. I want it to be magical for both of us, me and my future husband. Kalau gue bukan yang pertama buat suami gue, gimana dia bisa ngerasa ‘magical’ coba? Gimana kalau ternyata I’m not as good as his previous experience?

Ibarat kata pak ST, guru fisika gue waktu SMA, having sex itu kayak makan duren. Kalo orang belom pernah makan duren sebelumnya, dia pasti keenakan pas pertama kali makan, dan akan menganggap itu buah paling enak yang pernah dia makan. Dan gue jelas mau jadi buah yang paling enak yang pernah dia makan.

Kenapa gue tiba-tiba ngebahas-bahas ini? Karena belom lama ini gue ketemu dengan teman lama. Ngobrol, ngobrol, ngobrol, terungkaplah dia udah pernah having sex sama ceweknya yang sekarang. Dan tadi ketika gue lagi twitteran, muncullah di timeline nama dia sedang ngemention pacarnya. Iseng gue klik nama pacarnya dan ngeliat profpicnya.

Yang muncul dikepala gue adalah: “Hmm, oh ini toh pacarnya si A.. lucu juga. *diem* eh, *mikir* berati ini dong yang udah di…” the next thing I know gue udah ngebayangin dia sama si A lagi ‘gituan’, which is gross, dan harus menggelengkan kepala kuat-kuat sambil jejeritan “EEWW! EEEEEWWW!! EEEEEEEEEWWWW!!” untuk menghapus bayangan tersebut dari kepala gue.

Like I said, I’m a very imaginative person.

Tapi nih kata temen gue si Gugun, “Cewek itu kalo udah diewek *sambil mengepalkan sebelah tangan dan menepuk-nepukkannya ketelapak tangan satunya lagi* ga bakal bisa lepas lagi lek! *Sambil menempelkan tangan yang tadi ditepuk-tepukkan itu dan menggerakkannya bersamaan dalam keadaan masih menempel”. Gue rasa ini ada benarnya sih. Lagi-lagi ini karena kecenderungan para cewek untuk menjadikan laki-laki pertama yang tidur dengan dia sebagai suami. Meskipun ada juga cewek -with low self esteem or just simply too ignorant, if I may say- yang tidak merasa demikian.

Yang pasti, virgin ataupun engga, gue ingin suami gue nanti bisa jadi imam yang baik buat gue, dan gue bisa jadi pendorong semangat yang baik juga buat dia, sehingga bersama-sama kita akan jadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Hahaha klise banget yah? Oh well, abaikan saja teman-teman, gue cuma kebanyakan googling wedding vows aja minggu-minggu ini.

Aah, what a hopeless romantic! *sigh*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s