Changing is Refreshing


I’ve been  moving a lot my whole life. Sekolah SD di 3 tempat, sampe kelas 3 SD di SDN 01 Lhokseumawe, SD kelas 4 mengungsi ke SDN 04 Binjai pasca kerusuan ’99. Then moved again to SD 01 Senapelan, Pekanbaru. SMP di Aksel SPANSA Pekanbaru sampai lulus *yap, akhirnya ada juga yang sampe lulus ga pindah. SMA di SMANSA Pekanbaru sampai kelas 2 semester dua, dan pindah lagi ke SMANDA Binjai.

Is it a mess? Not really! Moving a lot has its own get-some-lose-some like any other things.

*diary track record kepindahan gue*

Get some: enaknya, punya banyak temen di banyak daerah! Kadang-kadang lagi surf the net eh nemu aja, temen SD lah, SMP lah, SMA lah. It’s fun!

Lose some: Ga enaknya, kadang ngerasa nor here nor there, kalo lagi reunian, misalnya “Inget ga yang waktu itu?” “Ah iya lo udah pindah siih” ==” Sementara reunian di my latest school juga bisa terjadi kayak gini “Ah iya, si anu ya, yang sekelas kita pas kelas 2!” “Oiya, lo belom pindah sih, pantesan ga kenal” double ==”

Get some: Kalo lagi bulan puasa, ada banyak ajakan buka puasa bareng! Temen SD lah, temen SMP, dan punya dua buka bareng temen SMA :D

Lose some: Meskipun yang ngajak banyak, ga semuanya bisa di datengin. Gimana caranya saya ikutan buka bareng temen SD di Pekanbaru coba? Atau ketemu temen main di Aceh?? Boro-boro, Huhuuhu. Lebih sialnya lagi kalo foto-fotonya di tag ke saya, makasih ya teman, baik deh kamu  :|

Another lose some: Yang paling ga enak, waktu bareng sama masing-masing temen cuma bentaaar. Okelah udah kenal selama 7 tahun, tapi bareng-barengnya cuma setahunan, paling lama cuma 2 tahun!

But also get some: Untungnya waktu bareng yang sebentar itu ga lantas membuat jadi ga akrab :)

Learn some: Nevertheless, saya jadi cepat beradaptasi. Misalnya saja soal bahasa. Saya bisa ngomong elo-gue tanpa logat padang atau logat batak sama sekali. Balik ke Medan, ngomong pake kau-aku lagi, reunian Pekanbaru, ngomongnya pake nyo-ndeh lagi ^^; Mm bahasa aceh? Well, saya inget sih beberapa kosa kata (makian), at least saya akan tau kalo saya lagi dimaki-maki orang aceh, hahaha.

*foto temen-temen kecil, SD, SMP dan SMA*

Kepindahan yang paling berat itu dari SMANSA Pekanbaru ke SMANDA Binjai. Kelas 2 di SMA favorit, masuk kelas khusus English Model Class, have cool bestfriends and (had) a nice boyfriend. And then being dragged to the country side, desa-desa gitu, oh you have no idea how hard it is!

Tapi sahabat-sahabat saya tetep akrab tuh, si Pinky, Shinta, Tiku, Dela, Roma, Rio, Hendra, Tony, Chiko, dan yang lainnya. Sekarang malah jadi sering ngumpul-ngumpul lagi \^^/

Malah saya juga nambah sahabat-sahabat baru di Binjai!:) Ada Candra, Doni, Teti, Eci, dan anak dua-baris-bangku-paling-belakang lainnya. Ada juga Tesa, Rinda, Rina, Ucin, Sesion, Idung, Raja, Zay, Rice, Buaya dan cewek-cowok pak-JS-fans-club lain.

Begitu juga waktu kuliah. Setahun tinggal di ASTRI saya ketemu sahabat sahabat yang (terpaksa) akrab lainnya. Gimana engga, jam 10 gerbang di kunci, sementara kami para cewek-cewek insom butuh hiburan, terpaksa menghibur satu sama lain dengan kebodohan-kebodohan masing-masing, hahaa. Mana sering banget tidur bareng numpuk-numpuk kayak ikan sarden di kamar Elya. Kadang-kadang mesen delivery yang diselundupin lewat sela-sela jeruji jendela Elya kalo udah lewat jam malam, kabur rapat dengan alasan jam malam, lari-larian kalo ada kegiatan kampus yang mepet-mepet jam 10. Semuanya bikin terpaksa akrab dan terpaksa hapal sama kebiasaan-kebiasaan si anak-anak dodol macam Ticrut, Elya, Dina, Icha, dan Vidya.

Tapi waktu temen-temen ASTRI ngajak sekontrakan rame-rame, I refuse. Bukannya ga setia kawan, tapi saya terbiasa dengan suasana yang berubah-ubah. Alhasil saya masuk ke kosan Wisma Soka, without knowing not even one of them there, cueex hahaha. Pilihan yang tidak salah! Saya ketemu temen-temen baruuu! Ada Rendy, Billy, Santi, Jojo, semua deh yang pernah dibahas disini. Mana pada caur-caur, nambah lagi temen gila-gilaan.

Si temen-temen ASTRI gimana? Tetep akrab dong! Masih suka nyalon, belanja, bukpus bareng, kadang-kadang nginep-nginepan dikosan mereka, sekedar catching up the nasty gossips that we overheard ^^

Intinya sih, jangan takut sama perubahan. Perubahan itu asik! Beradaptasi itu seru! Kalau kamu bisa survive the change, yakinlah pasti akan ada sesuatu yang baru, yang bagus, yang kamu dapat dari situ. Changing is refreshing!

Lagipula, kalau takut sama perubahan, gimana mau bikin perubahan, ya ga?;)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s