When the Rain Pour


aplothanya ketika hujan . .
aku akan menangisimu di dalam tidur
memaksa otakku mengingat tiap sentuhanmu
ketika kita berbagi dalam gelap, hanya kita yang tau
hanya ketika hujan . .
kuendapkan rasa ini disini
merasakan tiap pedih kehilangan dirimu
memaksa otakku mengingat detil wajahmu
saling menenangkan dalam bisikan, hanya kita yg mengerti
hanya ketika hujan . .
kupaksa hatiku merasakan pedih ini
jangan lupakan! rasakan!
rasakan hingga aku menangis, menangis hanya aku yg tau
hanya dengan cara itu kau tetap tinggal diotakku
hanya ketika hujan . .
ketika rinainya berhenti, akan kuhapus semua dari wajahku
hilang, hingga hanya aku yang tau . .

(indira)

Advertisements

One thought on “When the Rain Pour

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s